[Setiap kita mungkin merasa menjadi pihak yang paling menderita, paling susah, paling tertekan. Benarkah? Jangan-jangan ada seseorang yang lebih segalanya dari kita… Siapa dia?]

Sungguh malang nasib Widyawati. Aktris yang harus saya akui membuat saya kagum setengah mati karena kecantikan dan citra dirinya itu. Tiga puluh tahun lebih memiliki kesempurnaan hubungan dengan Sophan Sophian terenggut hanya dalam beberapa detik kealpaan.

Sang suami yang mungkin alpa menjaga stamina sehingga mempengaruhi konsentrasi mengemudi moge-nya, sang dewi fortuna yang alpa melindungi sang pengemudi dari musibah, pun pihak yang bertanggung jawab terhadap pemeliharaan fasilitas umum berupa jalan yang mulus dan rata. Sederet alpa yang membawa pulang sang pahlawan ke hadapan Ilahi.

Satu lagi contoh betapa mudah kita menderita karena orang yang amat dekat dengan kita. Orang yang amat sangat kita sayangi, kita cintai, kita kasihi. Ibarat kata, setipis apa pun goresan di kulitnya juga bakal ikut terasa perih kita dibuatnya. Derai air mata hanyalah sebuah awal mula dari kesepian tanpa ujung yang mau tidak mau harus dihadapi Widyawati dengan ketabahan luar biasa.

Sepintas kita hanya melihat bagaimana seorang Avram Grant harus berjuang sendiri menghadapi tekanan dalam mengarahkan Chelsea FC yang dikemudikannya. Sejak kepergian Jose Mourinho di tengah musim berjalan, pria Israel ini secara mengejutkan ditunjuk menjadi pelatih The Blues. Keputusan yang ditanggapi sinis oleh nyaris semua pihak. Read the rest of this entry »

Posted by injurytime, filed under Misteri Cinta. Date: May 26, 2008, 3:46 pm | No Comments »