[Tak banyak kita yang punya stok maaf melimpah. Apalagi jika mengingat bekas tusukan luka bernanah yang dulu pernah ditorehkan sedemikian dalam pada kita.]

Pernah menonton salah satu acara reality show berjudul Cinta Lama Bersemi kembali (CLBK)? Mungkin kita dibuat mengernyitkan dahi betapa kreatifnya para produser acara televisi sampai-sampai hal yang seremeh-temeh itu bisa dijadikan salah satu menu acara. Lebih membingungkan lagi betapa kita - masyarakat, penonton, pengiklan - ternyata juga menyukai tayangan yang sepertinya tidak mendidik itu.

Tidak mendidik? Benarkah? Hmm… sepintas memang terkesan terlalu cemen. Buat apa menonton blow up cerita mantan kekasih yang berusaha keras merayu pacar lamanya untuk come back? Kayak nggak ada acara lain yang lebih bagus aja! Memang sih, tapi sebenarnya kita bisa sedikit belajar tentang kesalahan dan dendam di acara itu. Bagaimana sebuah kesalahan di masa lalu bisa menoreh luka sedemikian dalam dan kerapkali menjadi sulit dimaafkan - meski sudah mengaku salah dan meminta maaf.

Kebanyakan episode memperlihatkan betapa sang mantan akan susah sekali menerima pacar lamanya kembali - dengan beragam alasan dan argumentasi. Tak peduli si mantan sudah melakukan apa saja untuk memenangkan hati mantannya, tetap saja luka di masa lalu susah sekali dihapus dari memori.Jika ditarik dalam perspektif yang lebih luas, bukankah itu cerminan diri kita sendiri yang juga kerap tak mudah menerima maaf dan membuka pintu tobat bagi mereka yang pernah membuat alpa dan khilaf pada kita?

Hanya segelintir orang yang bisa berdamai dengan masa lalu pahit dan kemudian memberi kesempatan sekali lagi untuk sang salah. Tak banyak pribadi yang beruntung mendapat pintu maaf setelah menoreh luka sedemikian dalam. Nelson de Jesus Dida berada dalam daftar pendek itu. Kiper kawakan yang beruntung dibukakan pintu maaf oleh klub yang dulu membesarkannya sekaligus klub yang dulu pernah menganggapnya sebagai pemain yang tak tahu diri. Read the rest of this entry »

Posted by injurytime, filed under Menjadi Bijak. Date: May 16, 2008, 10:44 am | No Comments »